March 18, 2025

Pamit yah…

Terima kasih atas kesempatannya dan kesabarannya, mohon maaf untuk semua kekurangan.

Perpisahan itu selalu bikin sedih ya? coba inget-inget lagi deh, gimana rasanya perpisahan sekolah, putus cinta, dann siapa coba yang gak sedih saat harus resign?
Gw lumayan sensitif sama yang namanya perpisahan, gak peduli sebagaimana seringnya gw ngeluh, komplain, marah-marah sama “habitat” yang sudah terlanjur familiar buat gw itu, teteup aja gw selalu sedih saat harus keluar dari “habitat” gw se-gak nyaman apapun tempat itu. Herannya, setelah berkeputusan untuk keluar dari “habitat” tiba-tiba semua jadi tampak bagus, damai dan gak layak untuk ditinggalkan.

Ada yang bilang gw gak punya “Move on” quality, istilah yang aneh 😛
Ada yang bilang gw terlalu banyak mikir dan sebagian besar justru untuk masalah yang gak penting-penting amat.Terserah sih mau dimengerti atau enggak buat gw hal kecil itu “sesuatu” dan penting buat gw.

Ngalor ngidul ngalor ngidul… singkat kata setelah mikir cukup lama akhirnya surat resign itu gw kirim.
Semoga untuk yang terbaik buat semuanya. Sekali lagi,

Terima kasih atas kesempatannya dan kesabarannya, mohon maaf untuk semua kekurangan.

Dikirim dengan cinta dan harapan,
Rhesya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Other Post

Past, let it passed….

March 18, 2025

Tamu pagi ini,

March 18, 2025

Beautiful sang by Christina aguilera

March 18, 2025

Frappuccino School is back!

March 18, 2025

Growing Up

March 18, 2025

Meratjau tak terstruktur :P

March 18, 2025